You dont have javascript enabled! Please enable it!
Scroll untuk baca artikel
Pengetahuan

Warna Kontras: Pengertian, Jenis, Level dan Contoh

59
×

Warna Kontras: Pengertian, Jenis, Level dan Contoh

Sebarkan artikel ini
Warna Kontras: Pengertian, Jenis, Level dan Contoh

Secara teknis, warna kontras adalah hubungan Luminans antara dua warna yang terlihat bertolak belakang satu dengan yang lain.

Istilah luminance merujuk pada gelap atau cerahnya suatu warna. Misalnya, putih murni dengan luminasi tinggi dan hitam murni dengan luminasi rendah.

Advertise
Advertise

Dalam fisika, luminans diartikan sebagia ukuran intensitas terang cahaya yang berasal dari sumber dalam satu arah atau bisa juga disebut sebagai pendar cahaya.

Disisi lain, apabila istilah ini digunakan dalam desain, warna kontras adalah perbedaan rasio nilai warna dimana angka yang lebih tinggi merujuk pada tingkat kontras yang besar dari dua warna.

Contohnya warna putih dan hitam dengan rasio kontras 21:1. Sedangkan putih dan kuning memiliki rasio 1,07:1 yang cenderung rendah.

Pada akhirnya, saat digunakan dalam berbagai desain, poster misalnya, warna kontras bisa mendorong keterbacaan dan visibilitas konten yang lebih baik.

Contoh penggunaan paling umum dari konsep warna ini bisa dilihat dari buku tulis atau mungkin postingan blog ini dimana terdapat teks warna hitam dengan latar warna putih.

Tapi, apa sih pengertian warna kontras atau contrast colors? Apa saja jenis-jenis warna kontras? Apakah ada contoh warna kontras?

Jika penasaran jawaban dari berbagai pertanyaan dasar diatas, simak artikel dibawah ini sampai habis.

Baca Juga :  10+ Jenis Pensil untuk Menggambar dan Melukis Paling Populer

Pengertian Warna Kontras

Warna kontras adalah skema warna yang memperlihatkan perbedaan nilai dan level antara dua warna secara langsung.

Secara teori, warna kontras merujuk pada penggunaan warna latar depan dan latar belakang dengan tingkat kecerahan yang berbeda.

Contoh sederhana adalah tautan ini, yang merujuk pada pengertian warna, dengan warna teks biru dan latar belakangnya putih.

Ini adalah contoh sederhana dari warna kontras tersebut. Lantas, untuk apa warna kontras ini digunakan? Fungsinya apa?

Ada banyak kegunaan menggunakan contrast colors salah satunya untuk menunjukkan item paling dominan atau utama dalam desain.

Misalnya, jika buat situs web, desain warna kontras membuat orang-orang fokus ke apa yang ditampilkan di depan ketimbang warna yang muncul di latar belakang.

Inilah yang jadi alasan mengapa banyak situs web menggunakan latar belakang putih karena bisa dikombinasikan dengan warna lain, biru dan kuning misalnya.

Baca Juga :  Perbedaan Warna Aditif dan Warna Subtraktif Serta Contohnya

Kegunaan warna kontras tersebut secara tidak langsung akan mempengaruhi keterbacaan konten atau teks dari sisi manusia dan bukan mesin.

Dan ini juga sangat membantu pengguna yang punya gangguan mata atau kepada pengguna yang menderita buta warna.

Tingkat kontras untuk satu warna bervariasi satu dengan yang lain, baik dalam sekam warna atau dalam intesitas warna yang ditampilkan.

Ada beberapa contoh sederhana dari warna kontras ini misalnya, merah dan hijau yang dianggap warna kontras tinggi atau merah-oranye yang merupakan warna kontras rendah.

Jenis-jenis warna kontras

Dalam buku The Elements of Color yan ditulis oleh Johannes Itten pada 1961, membagi warna kontras dalam beberapa jenis, diantaranya:

1. Warna kontras hue

Warna kontras hue merujuk pada warna kontras murni dengan luminans atau tingkat kecerahan paling tinggi.

Contoh dari warna kontras ini adalah kuning merah dan biru, merah biru dan hijau, biru kuning dan ungu, kuning hijau dan ungu serta merah temasuk juga warna ungu, hijau, biru, oranye dan hitam.

Hanya saja, agar kontras hue terbentuk, diperlukan tiga warna yang berbeda satu dengan yang lain. Artinya, rona kontrasnya hanya akan muncul ada tiga warna yang digunakan.

Baca Juga :  Sejarah Lengkap Perintis Dan Penemu Kamera

2. Kontras terang-gelap

Kontras terang gelap merujuk pada sifat kromatik warna yang menciptakan atau membentuk efek yang berlawanan satu dengan lain.

Contoh sederhana dari kontras terang-gelap adalah saat menempatkan warna hitam dan putih secara berdampingan.

3. Kontras dingin hangat

Kontras dingin hangat merujuk pada sifat dari warna yang memvisualisasikan atau menunjukkan suasana yang hangat atau dingin.

Misalnya, dengan memadukan antara warna merah yang merupakan warna hangat atau warm colors dengan warna biru yang merupakan warna dingin atau cold colors.

Selain dua warna diatas, ada banyak contoh warna hangat dan dingin seperti kuning dan oranye serta hijau, putih netral, abu dan silver

4. Kontras komplementer

Kontras komplementer hanya terjadi apabila ada dua warna yang dinyatakan saling melengkapi dengan catatan, pigmen dicampur bersama-sama dalam takaran yang sama.

Pada akhirnya, kedua warna tersebut akan menghasilkan satu warna baru yang netral, dalam hal ini warna abu-abu atau hitam.

Contohnya warna kuning dan ungu, biru dan oranye, merah dan hijau yang sama-sama menghasilkan kontras berbeda.

5. Kontras simultan

Kontras simultan terjadi apabila setiap warna tertentu memvisualsikasikan warna komplementer, yang secara spontan menghasilkan warna yang belum ada sebelumnya.

6. Kontras saturasi

Kontras saturasi merujuk pada saturasi atau kualitas, yang berkaitan dengan tingkat kemurnian warna itu sendiri.

Baca Juga :  Pengertian Warna: Sejarah Singkat, Teori, Jenis dan Kombinasi

Dalam praktiknya, kontras saturasi ini menghasilkan beberapa bagian yakni kontras warna murni, kontras intens, kontras encer dan kontras kusam.

7. Kontras ekstensi

Kontras ekstensi merujuk pada pelibatan area warna yang relatif dari dua atau lebih warna, dengan intensitas yang berbeda, baik kecil atau besar.

Level Color Contrast

Saat berbicara soal kontras, maka secara tidak akan berbicara soal levelnya yang bisa merujuk pada chorma, hue dan value.

Tapi, secara umum, levelnya hanya terbagi dalam dua kategori saja sekalipun menggunakan satu dari beberapa jenis warna kontras diatas, diantaranya:

1. Kontras tinggi

High contrast atau kontras tinggi adalah penggunaan warna yang berlawanan satu sama lain didalam color whell atau roda warna.

Contoh dari kontras tinggi adalah saat anda menggunakan dua warna primer yakni merah dan hijau atau mungkin hijau dan kuning.

Lantas, apakah kontras tinggi juga berlaku untuk warna primer dan sekunder? Secara umum ya, tapi tingkat luminansnya sudah berbeda.

Bagaimana jika mengkombinasikan antara warna primer dan warna sekunder? Apakah termasuk kontras tinggi?

Secara teori tidak. Karena level yang dihasilkan sudah berbeda. Dan, warna sekunder pada dasarnya adalah anak dari warna primer itu sendiri.

Baca Juga :  Psikologi Warna: Pengertian, Sejarah, Efek dan Contoh Penggunaan

2. Kontras rendah

Low contrast atau kontras rendah adalah penggunaan dua warna yang berdekatan satu sama lain dalam roda warna.

Dengan demikian, tingkat kontras dari warna itu sendiri akan rendah seperti saat menggunakan warna merah dan oranye.

Dengan demikian, dalam konteks kontras rendah dapat merujuk pada penggunaan satu warna primer dan satu warna sekunder.

Lantas, apakah dengan menggunakan satu warna sekunder dan satu warna tersier juga menghasilkan kontras rendah? Secara umum ya.

Penutup

Warna kontras merupakan satu dari beberapa solusi yang bisa digunakan saat memilih warna yang tepat untuk desain atau untuk branding.

Karena pada dasarnya, warna satu ini akan menicptakan dan membentuk respon emosional tertenut apakah jika dipilih dengan tepat.

Demikian artikel tentang pengertian warna kontras termasuk jenis dan levelnya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda.

Baca Juga

error: Alert: Content selection is disabled!!