Trik Jitu Meningkatkan CTR Klik Adsense (Pengunjung 80% Klik Iklan)

By | Oktober 8, 2020

Trik Jitu Meningkatkan CTR Klik Adsense (Pengunjung 80% Klik Iklan)

Teknisi Blogger Trik Jitu Meningkatkan CTR Klik Adsense (Pengunjung 80% Klik Iklan) – Persoalan tingginya nilai CTR berapa persen yang paling aman memang tidak ada dalam ketentuan yang dibuat secara pasti oleh mr.google sendiri. Kadang kita sebagai pemain adsense terlalu takut dan telah terhasut oleh mitos serta dilemma yang seringkali di ungkapkan oleh para mantan anak banned. Sesungguhnya, berapapun besar CTR yang kita peroleh akan tetap aman apabila memang itu murni dari pengunjung yang intinya jelas tertarik untuk melakukan klik iklan, karena dirasa memang mereka memerlukan informasi yang sedang dicari.

Bukan karena jebakan, pemaksaan penempatan iklan, ataupun klik ketidak sengajaan.

Jadi, seandainya ada 1000 pengunjung yang semuanya melakukan klik atas dasar menemukan iklan yang mengarah pada sumber informasi yang sesungguhnya mereka cari, maka ini akan tetap menjadi perhitungan yang sah.

Kenapa saya berani berkata demikian, sebab ada blog saya yang hanya memperoleh kunjungan sekitar 100+ UV/day namun hampir 80% nya melakukan klik iklan. Dan ini sudah berlangsung sejak lama. Nyatanya SANGAT AMAN.

Bagi yang ingin tanya mana capture-nya? Kembali pada anggapan yang selama ini saya juga terlalu percaya, bahwa google melarang untuk menyebarkan tangkapan layar mengenai hal ini (CTR adsense dsb).

Apa Itu RKT Rasio klik-tayang (CTR)

Rasio yang menunjukkan seberapa sering orang-orang yang melihat iklan Anda pada akhirnya mengklik iklan tersebut. Rasio klik-tayang (CTR) dapat digunakan untuk mengukur seberapa baik performa kata kunci dan iklan Anda.

  • CTR adalah jumlah klik yang diterima iklan dibagi dengan frekuensi iklan ditampilkan: klik ÷ tayangan = CTR. Misalnya, jika Anda memiliki 5 klik dan 100 tayangan, CTR Anda adalah 5%.
  • Setiap iklan dan kata kunci memiliki CTR masing-masing yang dapat Anda lihat tercantum di akun.
  • CTR tinggi merupakan indikasi yang baik bahwa pengguna merasa iklan Anda berguna dan relevan. CTR juga memengaruhi CTR yang diharapkan untuk kata kunci Anda, yang merupakan komponen Peringkat Iklan. Perhatikan bahwa CTR yang baik bergantung pada apa yang Anda iklankan dan di jaringan mana.
  • Anda dapat menggunakan CTR untuk mengukur iklan dan kata kunci mana yang berhasil untuk Anda dan mana yang perlu ditingkatkan. Semakin erat keterkaitan antara kata kunci dan iklan serta bisnis Anda, semakin besar kemungkinan pengguna mengklik iklan setelah menelusuri menggunakan frasa kata kunci Anda.

Trik Jitu Meningkatkan CTR Klik Adsense

Trik Jitu Meningkatkan CTR Klik Adsense (Pengunjung 80% Klik Iklan)

RKT (rasio klik-tayang) atau CTR (click-through rate) di Google AdSense adalah perbandingan antara jumlah klik iklan dengan jumlah tampilan laman. Karena RKT dinyatakan dalam persentase, perlu dikalikan dengan nilai 100 untuk mendapatkan persentase RKT. RKT menjadi salah satu indikator keberhasilan dalam memperoleh penghasilan (earning) sebagai publisher Google AdSense.

  • RKT = klik / tampilan laman
  • RKT% = (klik / tampilan laman) * 100

Sebagai contoh, bila Anda mendapatkan 4 klik iklan dalam 100 tampilan lama web, maka RKT yang diperoleh adalah 4%. Google sendiri tidak memberikan batasan maksimal secara pasti RKT yang dianggap wajar dan diperbolehkan. Namun banyak publiser AdSense menyatakan bahwa RKT 5% masih termasuk aman, sedangkan RKT lebih dari itu, Google akan memantau blog tersebut dengan serius. Kenyataannya, ada blog yang sulit mencapai RKT 1% dan ada blog yang mudah mencapai RKT lebih dari 5%.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi RKT di setiap blog. Bila persentase RKT rendah, Anda perlu melakukan upaya untuk mengoptimalkan didasarkan pad faktor yang mempengaruhi RKT tersebut agar diperoleh RKT yang lebih baik. RKT yang lebih baik memungkinkan untuk memperoleh penghasilan Google AdSense yang lebih baik. 

Faktor yang mempengaruhi RKT Tayangan

Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat mempengaruhi RKT Google AdSense:

1. Ukuran iklan.

Ketika Anda membuat unit iklan AdSense baru, ada cukup banyak pilihan ukuran unit iklan yang bisa digunakan. Memilih ukuran unit iklan yang tepat akan memberikan perbedaan pasti dan signifikan pada penghasilan AdSense. Ukuran unit iklan tertentu yang digunakan dapat memberi klik lebih banyak jika dibandingkan dengan ukuran unit iklan lainnya. Umumnya, pengiklan akan menawar harga lebih tinggi untuk ukuran unit iklan yang berkinerja baik.

Banyak publisher AdSense menyatakan bahwa semakin besar ukuran unit iklan akan memberi kinerja lebih baik karena lebih terlihat. Namun, Google sendiri juga memberikan rekomendasi beberapa ukuran unit iklan yang berkinerja baik berdasarkan hasil eksperimen yang dijalankan. Peningkatan jumlah klik juga dapat diperoleh dengan memadukan beberapa variasi ukuran unit iklan berbeda pada sebuah laman blog.

2. Jenis iklan.

Ketika Anda membuat unit iklan baru, ada tiga pilihan tipe iklan yang dapat digunakan yaitu Text ads only, Display ads only dan Text and display ads. Secara default, Google menggunakan Text and display ads. Google sendiri menganjurkan memilih Text and display ads untuk memastikan bahwa semua pengiklan dapat menawar untuk bisa menampilkan iklannya di website. Google kemudian akan menampilkan iklan manapun yang memiliki tawaran tertinggi dan memungkinkan iklan untuk diklik.

3. Warna Paduan iklan.

Warna iklan mempunyai peranan yang cukup penting dalam menentukan tinggi rendahnya RKT Google AdSense. Untuk publisher AdSense sendiri mungkin sudah tidak asing dengan istilah ad blindness (kebutaan iklan) yaitu kecenderungan visitor untuk mengabaikan begitu saja iklan yang ada. Dengan mencoba bereksperimen dengan warna iklan, diharapkan iklan akan lebih terlihat oleh visitor.

Anda mungkin pernah melihat iklan AdSense dengan warna tertentu di sebuah laman blog. Pemilik blog mencoba untuk menggunakan warna agar iklan terlihat lebih mencolok oleh visitor. Google sendiri juga memberikan teknik yang dapat dicoba, misalnya membuat warna latar dan batas tepi iklan sama dengan warna latar laman blog (blend), menggunakan warna iklan yang sama dengan salah satu warna yang ada di blog (complement) atau membuat warna iklan yang kontras dengan warna latar blog (contrast).

4. Posisi Penenmpatan iklan.

Posisi iklan sangat berpengaruh pada keterlihatan iklan oleh visitor. Letakkan iklan di posisi yang tepat dan menjadi fokus mata pengunjung. Ada area tertentu di laman web yang mendapatkan atensi lebih oleh visitor. Karena setiap blog unik dilihat dari banyak sisi, Anda perlu melakukan eksperimen untuk menentukan posisi iklan yang paling tepat agar tidak terabaikan oleh visitor dan memberi kemungkinan untuk diklik.

5. Slot iklan.

Ada beberapa blog yang benar-benar hanya memasang iklan banner Text and display ads. Google sendiri memiliki beberapa jenis iklan seperti link ads, AdSense for search, Anchor ads dan Vignette ads. Memasang lebih banyak jenis iklan di laman blog berarti akan lebih banyak varian iklan dilihat oleh visitor yang kemudian diharapkan dapat meningkatkan klik iklan.

6. Tipe trafik.

Kita mengenal beberapa macam sumber trafik darimana visitor blog berasal. Ada organic traffic, direct traffic, paid traffic, email marketing traffic, social media traffic dan juga referral traffic. Trafik berbeda dapat memberi perbedaan pada jumlah kilik yang diperoleh. Trafik yang berasal dari mesin telusur (organic traffic) dan referral traffic secara umum dapat menyumbang jumlah klik yang lebih baik dibandingkan dengan direct traffic atau social traffic.

7. Relevansi iklan.

Google selalu berupaya untuk menampilkan iklan yang relevan dengan konten blog. Untuk bisa menampilkan iklan yang relevan, perayap Google AdSense akan merayapi laman dan mendapatkan kata kunci (keywords) yang ada di laman. Ketika visitor mengunjungi laman blog, Google AdSense akan menampilkan iklan yang sesuai dengan keyword tersebut. Proses perayapan menjadi bagian penting untuk mendapatkan keyword yang tepat.

Iklan relevan yang ditampilkan di laman blog mempunyai kemungkinan lebih besar untuk diklik sehingga RKT menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan iklan yang tidak relevan. Namun demikian, tidak selamanya Google dapat menampilkan iklan yang relevan karena suatu hal, misalnya Anda meminta perayapan ulang karena telah memperbarui konten dan ini perlu waktu atau memang saat itu tidak tersedia iklan yang relevan konten. Bila Anda merasakan bahwa RKT rendah, salah satu kemungkinannya adalah iklan yang ditampilkan tidak relevan dengan konten website.

TRIK Google Adsense CTR Tinggi

Modalnya adalah 1 blog micro niche. Dengan hanya memiliki beberapa biji artikel (kurang dari 20 artikel – onpage dan off page wajib di jalankan) menargetkan keyword abadi, maka pengunjung tetap akan ada saja yang singgah, dan mereka selalu lebih percaya bahwa penulis blog tersebut memang ahli pada bidang yang dibahas karena sangat spesifik.

Micro-niche apa yang bisa mengundang CTR tinggi?

Ini adalah resep yang sebenarnya cukup pribadi bagi saya selama ini, mungkin saja para suhu dan sesepuh di forum ini juga telah menemukan metode seperti ini namun malu untuk membagikannya karena hanya trik murahan dan kelas amatir.

Lantas kenapa saya ingin membagikan ini? Intinya turut bersedih jika masih banyak member ads id yang berkeluh kesah, curhat tentang ngeblog itu capek, bertahun tapi pendapatan masih saja minim.

Saya juga sudah pernah merasakan yang demikian, dengan begitu sangat mengerti bagaimana rasanya capek berpedih mata, pinggang mau putus, sampe mencret dan meriang karena nulis artikel dan seting adsense yang belum tentu bisa menghasilkan uang.

OK lupakan masa silam…. Saatnya merubah sudut pandang ngeblog cerdas dan jujur tanpa ada niat menempuh cara instan dan hindari mengambil resiko fatal melanggar aturan.

Trik ini khusus untuk pemain adsense yang mana iklan yang muncul cenderung lebih tertarget dengan isi dari blog tersebut.

Pertama saya tidak membuat blog microniche dulu melainkan justru memperhatikan iklan yang sering muncul di penelusuran dengan kata kunci yang saya minati.

Contoh kata kunci: “Busana Muslim”

Nah, dari  hasil penelusuran maka terlihat iklan yang muncul adalah dengan judul:

  1. Busana Muslim Modern – Baju Muslim Terbaru‎ 
  2. Asesoris wanita – Asesoris termurah dan terkini

Maka selanjutnya saya memutuskan untuk membuat blog microniche yang spesifik mengulas dari dua judul iklantersebut beserta kata kunci turunannya hingga menjadi sekitar 17 artikel.

Penempatan iklan adsense yang dapat memicu CTR tinggi adalah cara bagaimana saya mengolah kalimat yang akan menggiring pengunjung untuk klik iklan, tapi bukan kalimat perintah atau semacamnya yang dilarang oleh google seperti tanda panah, klik iklan ini, atau kata berikan kami kontribusi dll.

Ingat, fungsi padding-bottom yang jauh adalah untuk mensugesti pengunjung bahwa iklan tersebut adalah sumber yang dirujuk oleh konten di atasnya dan agar pengunjung tidak dengan segera melihat bahwa masih ada kelanjutan artikel dibawah iklan.

Paragraf berikutnya review singkat mengenai nama nama olshop yang sering muncul di adsense ( + link keluar nofollow). Hal ini bertujuan agar pengunjung yang tidak klik iklan di atas masih dapat meneruskan bacaan sehingga tidak semata mata hanya di suguhkan iklan saja.

Lalu pasang iklan lagi di bawah artikel untuk memberikan suguhan akhir seandainya pengunjung ingin lanjut mencari info busana muslim dengan harapan iklan adsense yang muncul akan sesuai kata kunci.

Hanya ini sedikit ilmu yang dapat saya bagikan, apabila bermanfaat maka semoga menjadi amal kebaikan, karena ini murni berasal dari pengalaman pribadi yang ternyata cukup mampu saya jadikan sebagai kunci keberhasilan mencari biaya hidup saya, anak dan istri hanya dari ngeblog selama ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *