5 Generasi Sejarah Perkembangan Komputer, Ciri-Ciri dan Gambar Lengkap

By | Juli 14, 2019
Calon-A. Md. Blog – Salam. Apa kabar sobat, semoga selalu dalam keadaan sehat dan bahagia. Pada artikel kali ini temanya masih sama yaitu seputar komputer. Jika pada artikel sebelumnya kita telah membahas dan mempelelajari apa itu komputer dan pengertian komputer menurut para ahli, maka pada artikel kali ini saya akan melanjutkan pembahasan pada sejarah komputer. Silakan disimak sobat.

Sejarah Komputer

Secara etimologis, kata komputer berasal dari bahasa latin “computare” atau bahasa Inggris yang mempunyai arti menghitung, atau secara luas adalah alat yang digunakan untuk melakukan perhitungan aritmatika. Komputer mengalami banyak perkembangan dari zaman ke zaman, baik perkembangan dalam bentuk fisik, maupun perkembangan dalam bentuk logika atau fungsi.

Komputer berdasarkan data yang diolah dapat dibagi menjadi 3 macam, yaitu komputer analog, komputer digital, dan komputer hybrid. Sedangkan berdasarkan kegunaannya komputer dibagi menjadi 2 macam, yaitu special purpose computer, yaitu komputer yang dirancang sesuai dengan kebutuhan, dan general purpose computer, yaitu komputer yang dirancang untuk menyelesaikan bermacam-macam masalah.

Hingga saat ini komputer terbagi menjadi 5 generasi, yaitu:

1. Genersi Pertama


Komputer Generasi Pertama

Dengan terjadinya PD Ke-II, negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploitasi potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal ini mengakibatkan peningkatan pendanaan terhadap pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer.

Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali. Pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan komputer. Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode rahasia yang digunakan Jerman dalam berperang. Dampak pembuatan Colossus tidak terlalu mempengaruhi perkembangan industri komputer dikarenakan dua alasan. Pertama, Colossus bukan merupakan tipe komputer yang serbaguna (general-purpose computer), ia hanya didesain untuk memecahkan kode rahasia. Kedua, keberadaan Colossus dijaga kerahasiaannya hingga satu dekade setelah perang berakhir.

Sedangkan usaha yang dilakukan oleh pihak Amerika pada saat itu menghasilkan suatu kemajuan lain. Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja sama dengan IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil. The Harvard-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Mark I menggunakan sinyal elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik. Akan tetapi mesin tersebut beroperasi dengan lambat, membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan dan tidak fleksibel, yang mana urutan kalkulasi tidak dapat diubah. Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.

Perkembangan komputer lain pada masa ini adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat atas kerja sama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania. Komputer tersebut terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder. Merupakan mesin yang sangat besar dan mengonsumsi daya sebesar 160 kW. Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dan John W. Mauchly (1907-1980). ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I.

Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usaha membangun konsep desain komputer yang hingga 40 tahun mendatang masih dipakai dalam teknik komputer. Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuah memori untuk menampung baik program maupun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur Von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Dan pada tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur Von Neumann tersebut.

Komputer Generasi pertama dikarakteristikkan dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode biner yang berbeda yang disebut “bahasa mesin” (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar dan silinder magnetik untuk penyimpanan data.

Karakteristik/Ciri-Ciri Komputer Generasi Pertama

  1. Perangkat keras (hardware) komputer mempunyai ukuran yang besar, sehingga memerlukan ruang yang luas.
  2. Instruksi atau perintah operasi pada komputer dibuat secara spesifik, yakni hanya untuk tugas tertentu atau bisa disebut bukan merupakan tipe komputer yang dirancang untuk berbagai keperluan (general purpose computer).
  3. Program komputer generasi pertama hanya bisa dibuat dengan bahasa mesin yang cukup rumit.
  4. Komputer generasi pertama menggunakan silinder magnetik untuk menyimpan data.
  5. Menggunakan simpanan luar berupa Magnetic Tape dan Magnetic Disk.
  6. Membutuhkan suplai daya listrik yang besar.
  7. Kondisi suhu komputer generasi pertama cepat panas sehingga perangkat pendingin yang memadai.
  8. Membutuhkan waktu yang cukup lama dalam memproses sebuah data atau lambat.
  9. Mempunyai ukuran daya simpan yang kecil.
  10. Menggunakan konsep store program dengan memori utama Magnetic Core Storage.
  11. Sirkuit komputer generasi pertama masih menggunakan tube vacum sehingga mengakibatkan komputer generasi pertama mempunyai ukuran-ukuran yang besar.

Kesimpulan Perkembangan Komputer Generasi Pertama

Perkembangan komputer generasi pertama dimulai pada tahun … oleh negara-negara yang terlibat pada PD II. Alasan pengembangan komputer disebabkan oleh potensi strategis yang dimiliki komputer. Oleh karena itu pendanaan terhadap pengembangan komputer mengalami peningkatan yang cukup besar, serta usaha mempercepat kemajuan teknik komputer terus dilakukan. Sebagian besar komputer generasi pertama merupakan komputer yang dirancang khusus untuk keperluan tertentu (special purpose computer). Pengembangan komputer generasi pertama masih menggunakan kode biner atau disebut bahasa mesin, sehingga cukup sulit untuk diprogram dan mempunyai kecepatan yang terbatas. Komputer generasi pertama mempunyai ukuran-ukuran yang besar, yang disebabkan oleh penggunaan tube vakum. Ciri komputer generasi pertama yang lain adalah menggunakan silinder magnetik sebagai media penyimpanan data. Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC) merupakan komputer serbaguna pertama (general purpose computer) dalam sejarah perkembangan komputer. Penggunaan memori pada komputer yang dapat menyimpan data dan program, membuat komputer mempunyai kemampuan untuk berhenti dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali pada suatu waktu. Penggagasan konsep memori ini diperkenalkan pertama kali oleh John Von Neumann. Konsep ini memberikan pengaruh yang cukup besar bagi perkembangan komputer selama 40 tahun kemudian, terhitung sejak konsep memori diperkenalkan penggunaannya pertama kali pada Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC) pada tahun 1945.

Generasi Kedua

Komputer Generasi Kedua
Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat mempengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum pada perangkat elektronik seperti televisi, radio, dan komputer. Hal tersebut mengakibatkan ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis.

Transistor mulai digunakan pada komputer pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua mempunyai ukuran yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibandingkan dengan komputer generasi sebelumnya.

Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom ini dapat menangani data dalam jumlah yang besar, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya. Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan, yaitu satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singakatan untuk menggantikan kode biner.

Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, universitas, dan pemerintahan. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Komputer-komputer ini juga memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini, antara lain printer, penyimpanan dalam disket, memori, sistem operasi, dan program.
Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memproses informasi keuangan industri mereka.

Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer generasi kedua. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji.

Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada masa itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer. Akibatnya berbagai macam karier baru mulai bermunculan pada masa itu, seperti programmer, analis sistem, dan ahli sistem komputer. Selain itu industri peranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer generasi kedua ini.

Karakteristik/Ciri-Ciri Komputer Generasi Kedua

  1. Memiliki ukuran fisik yang lebih kecil daripada komputer generasi pertama.
  2. Tidak lagi menggunakan tube vacum sebagai sirkutinya, melainkan telah menggunakan transistor sebagai gantinya.
  3. Kapasitas memori utama telah dikembangkan dari Magnetic Core Storage.
  4. Memiliki kemampuan untuk memproses data secara real time dan real sharing.
  5. Masih menggunakan Magnetic Tape dan Magnetic Disk sebagai media penyimpanan luar.
  6. Sudah mulai menggunakan operasi dengan bahasa pemrograman tingkat tinggi saat itu, yaitu COBOL dan FORTRAN.
  7. Mampu melakukan pemrosesan data dalam jumlah jutaan per detik.
  8. Konsumsi daya listrik lebih kecil dibandingkan komputer generasi pertama.
  9. Orientasi perancangan dan pembuatan program komputer tidak lagi hanya tertuju pada bidang bisnis, tetapi sudah mulai pada aplikasi teknik bidang-bidang lainnya.

Kesimpulan Perkembangan Komputer Generasi Kedua

Perkembangan komputer generasi kedua dimulai sejak ditemukannya transistor pada tahun 1948 danukur diperkenalkan penggunaannya pada komputer pertama kali pada tahun 1956. Transistor menggantikan peran tube vakum pada komputer generasi sebelumnya, sehingga membuat ukuran komputer generasi kedua berkurang drastis. Perkembangan lainnya adalah pada memori inti-magnetik, yang membuat komputer generasi kedua memiliki ukuran yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibandingkan komputer generasi pertama. Penggunaan kode biner atau disebut bahasa mesin pada komputer generasi kedua juga sudah digantikan dengan bahasa assembly, yaitu bahasa yang menggunakan singkatan-singkatan. Kesuksesan komputer generasi kedua dimulai pada tahun 1960, sejak tahun tersebut bermunculan komputer generasi kedua yang banyak digunakan pada bidang bisnis, pendidikan, dan pemerintahan. Kesuksesan tersebut disebabkan program dan bahasa pemrograman yang tersimpan dalam komputer, sehingga membuat komputer generasi kedua mempunyai fleksibelitas dalam penggunaannya. Oleh karena itu, pada perkembangan komputer generasi kedua ini mulai muncul bahasa pemrograman seperti Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN), sehingga berbagai macam karier baru mulai bermunculan pada masa perkembangan komputer generasi kedua ini, seperti programmer, analis sistem, dan ahli sistem komputer.

Baca juga : 15 Pengertian Komputer Menurut Para Ahli beserta Kesimpulan

Generasi Ketiga

Komputer Generasi Ketiga
Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor juga mempunyai kelemahan yakni menghasilkan panas yang cukup besar, sehingga dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer.

Akan tetapi dengan adanya batu kuarsa (quartz rock), akhirnya masalah tersebut dapat diatasi. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi atau yang disebut IC (integrated circuit) pada tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa.

Para ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, ukuran komputer menjadi semakin kecil karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip tunggal tersebut.

Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan komputer untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasikan memori komputer.

Karakteristik/Ciri-Ciri Komputer Generasi Ketiga

  1. Mengalami peningkatan pada sisi perangkat lunak (software).
  2. Memiliki kapasitas memori yang lebih besar.
  3. Mulai menggunakan IC (integrated circuit).
  4. Memiliki kinerja yang lebih cepat, lebih tepat, dan lebih handal.
  5. Memiliki kemampuan untuk melakukan multiprocessing dan multitasking.
  6. Telah menggunakan terminal visual display dan dapat mengeluarkan suara.
  7. Menggunakan media penyimpanan luar berupa disket magnetik (external disk) yang sifat pengaksesan datanya acak (random access) dan memiliki kapasitas besar.
  8. Konsumsi daya listrik lebih hemat daripada komputer generasi kedua.
  9. Memiliki kemampuan untuk melakukan komunikasi dengan komputer lain.
  10. Penggunaan sistem operasi komputer berbasis text.
  11. Harga di pasaran semakin murah.

Kesimpulan Perkembangan Komputer Generasi Ketiga

Komputer generasi kedua merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Hal tersebut menunjukkan jika transistor mengungguli tube vakum dalam banyak hal. Akan tetapi transistor memiliki kelemahan dalam penggunaannya, yakni menghasilkan panas yang cukup besar sehingga dapat merusak komponen internal komputer. Oleh karenanya dilakukan pengembangan komputer selanjutnya yang dikenal dengan komputer generasi ketiga. Jenis pengembangan pada komputer generasi ketiga meliputi pengembangan sebuah sirkuit terintegrasi atau yang disebut IC (Integrated Circuit). IC terbuat dari batu kuarsa (quartz rock), dengan tujuan pengembangannya adalah untuk mengatasi panas yang dihasilkan oleh transistor terhadap komponen internal komputer. Pengembangan lainnya adalah memadatkan komponen-komponen komputer ke dalam sebuah chip tunggal yang disebut semikonduktor, sehingga komputer generasi ketiga memiliki ukuran yang lebih kecil lagi daripada komputer generasi kedua. Kemajuan perkembangan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating system) yang mulai diterapkan, sehingga komputer generasi ketiga memiliki kemampuan untuk menjalankan berbagai program yang berbeda dalam waktu yang bersamaan dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasikan memori komputer.

Generasi Keempat

Komputer Generasi Keempat

Setelah ditemukannya IC, tujuan pengembangan komputer menjadi lebih jelas, yaitu mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Hasilnya, Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Lalu pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal. Dan Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan.

Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang logam tersebut mendorong turunnya harga dan ukuran komputer pada masa ini. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer.

Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971 membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit (CPU), memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap peranti rumah tangga seperti microwave, oven, televisi, dan mobil dengan Electronic Fuel Injection (EFI) dilengkapi dengan mikroprosesor.

Perkembangan yang demikian memungkinkan orang-orang biasa atau orang awam untuk menggunakan komputer biasa. Dan pada masa itu komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan-perusahaan besar atau lembaga pemerintah.

Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer mulai menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer yang disebut minikomputer ini dijual dengan paket peranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Peranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Berselang 10 tahun kemudian, lebih tepatnya pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600 mulai bermunculan dan cukup menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.

Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan komputer di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit pada tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit pada tahun 1982. Berselang 10 kemudian, 65 juta PC digunakan, dan komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).

Pada masa ini IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena memopulerkan sistem grafis pada komputer buatannya, sementara IBM PC masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga memopulerkan penggunaan peranti mouse.

Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU. Mulai dari IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Lalu juga kita kenal AMD K6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat.

Karakteristik/Ciri-Ciri Komputer Generasi Keempat

  1. Memiliki ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik yang lebih kecil daripada komputer generasi ketiga.
  2. Memiliki sebuah chip tunggal atau yang disebut IC (integrated circuit) yang mampu memuat seluruh komponen komputer.
  3. Memiliki ukuran yang lebih kecil daripada komputer generasi ketiga.
  4. Menggunakan LSI (Large Scale Integration), VLSI (Very Large Scale Integration), hingga ULSI (Ultra Large Scale Integration).
  5. Mulai mengembangkan komputer mikro yang sudah menggunakan semikonduktor dan micro processor yang berbentuk chip sebagai memori komputer.
  6. Mulai meenggunakan sistem operasi berbasis GUI.
  7. Komputer generasi keempat antara lain adalah AT, IBM PS/2, IBM PC/386, IBM 370, IBM PC/XT, IBM PC, IBM PC/486, Apple II, Intel Pentium, Intel Pentium II, Intel Pentium III, Intel Pentium IV, AMD K6, dan Athlon.

Kesimpulan Perkembangan Komputer Generasi Keempat

Komputer generasi keempat merupakan lanjutan dari pengembangan komputer generasi ketiga. Tujuan pengembangnya adalah mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik komputer, yakni dengan memadatkannya ke dalam sebuah chip tunggal atau disebut IC (integrated circuit). Sebuah chip dapat memuat jutaan komponen. Kemajuan pengembangan tersebut mampu meningkatkan kinerja komputer generasi keempat menjadi lebih efisien, lebih dapat diandalkan, dan memiliki ukuran yang lebih kecil lagi daripada komputer generasi sebelumnya. Bentuk kemajuan lain dari perkembangan komputer generasi keempat adalah transformasi dari komputer yang pada umumnya berada di atas meja (dekstop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas yang dikenal dengan laptop. Selain itu pada komputer generasi keempat juga mulai dikembangkan dan diterapkan sistem operasi berbasis grafis, atau lebih dikenal dengan sistem operasi GUI (Graphic User Interface).

Generasi Kelima

Komputer Generasi Kelima

Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke yang berjudul “2001: Space Odyssey”. HAL9000 menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI), HAL9000 dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.

Walaupun realisasi HAL9000 masih jauh dari kenyataan, akan tetapi banyak fungsi-fungsi yang dimilikinya sudah terwujud. Beberapa komputer dapat menerima instruksi secara lisan dan mampu meniru nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa asing juga menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhana. Namun fasilitas tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer menyadari bahwa pengertian manusia sangat bergantung pada konteks dan pengertian, ketimbang sekedar menterjemahkan kata-kata secara langsung.

Banyak kemajuan di bidang desain komputer dan teknologi yang semakin memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa, terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang mana akan menggantikan model non Neumann. Model non Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemudian kemajuan utama lainnya adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.

Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia.

Karakteristik/Ciri-Ciri Komputer Generasi Kelima

  1. Menggunakan teknologi LSI (Large Scale Integration) yang telah dikembangkan.
  2. Memiliki proses kinerja yang lebih cepat daripada komputer generasi keempat.
  3. Memiliki banyak fitur-fitur baru yang lebih canggih dan modern.
  4. Memiliki media penyimpanan berupa Hardisk dengan kapasitas hingga satuan ukuran Tera Byte.
  5. Menggukana Flashdisk sebagai media penyimpanan luar atau media penyimpanan eksternal.

Kesimpulan Perkembangan Komputer Generasi Kelima

Komputer generasi kelima merupakan kelanjutan pengembangan komputer generasi keempat yang terus berlangsung sampai sekarang. Pokok pengembangannya meliputi penyempurnaan terhadap fungsi-fungsi yang dimiliki sebelumnya, dan menambahkan fungsi-fungsi baru yang lebih modern dan canggih. Hasil perkembangan komputer generasi kelima didefinisikan akan memiliki kemampuan untuk menerima instruksi visual secara lisan, dan dapat meniru nalar manusia, serta dilengkapi dengan kecerdasan buatan atau yang disebut AI (Artificial Intellegent). Bentuk kemajuan yang masih dalam tahap pengembangan lainnya adalah kemampuan pemrosesan paralel, yaitu sebuah komputer mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Konsep ini nantinya akan menggantikan sistem pemrosesan model Von Neumann yang digunakan komputer sejak generasi pertama.

Baiklah sobat, demikian artikel kali ini yang mengulas tentang sejarah dari komputer. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk update terus berbagai sajian informasi yang terbaru, aktual, menarik, dan pastinya bermanfaat dari blog Calon-A.Md., terima kasih. Salam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *