Puisi Hari Guru Nasional, Kumpulan Pusisi Guruku yang Hebat untuk Peringati Hari Guru Nasional

Kumpulan puisi hari guru terbaik. Oh guruku engkau pahlawanku super heroku jasamu sungguh terkenang. Kumpulan puisi untuk guru tercinta paling lengkap 2020. Dalam definisi yang lebih luas setiap orang yang mengajarkan suatu hal yang baru dapat juga dianggap seorang guru. Baca Juga Kata Kata Ucapan Terima Kasih untuk Guru Tercinta

Menyambut hari guru 2020 puisi yang dipublikasikann adalah tema puisi untuk guru yang mengharukan dan puisi memperingati hari guru yang diperingati setiap tanggal 25 november yang biasanya juga diperingati bersamaan dengan ulang tahun pgri. Guru jika dari bahasa sansekerta juga berarti guru tetapi arti harfiahnya ialah berat seorang pengajar suatu ilmu. Mereka memberikan berbagai macam bekal ilmu pengetahuan pendidikan dan juga akhlak bagi setiap muridnya sebagai bekal menjalani setiap kehidupan.

Kumpulan puisi menyambut hari guru 25 november 2020 terbaik dan terpopuler. Silahkan baca artikel kumpulan puisi menyambut hari guru 25 november 2020 terbaik dan terpopuler selengkapnya di namablog. Puisi hari guru nasional terbaik hari guru nasional 25 november 2020 diperingati bersama hari ulang tahun pgri persatuan guru republik indonesia.

Kata Kata Bijak Untuk Guruku Penuh Makna

Kumpulan puisi perpisahan guru terbaik penuh makna. Jadikan puisi menjadi lebih bermakna dengan mendapatkan referens puisi tentang guru paling lengkap. Kumpulan puisi pendek hari guru guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa dimana berkat jasa jasanya yang mulia lahir banyak pahlawan dan juga generasi terbaik bangsa ini.

Koleksi terbaru puisi untuk guru menyentuh hati guru merupakan kata yang sangat banyak mengandung makna dan arti ada yang bilang bahwa arti guru di gugu lalu ditiru yang dalam bahasa indonesia artinya ialah dipercaya di contoh. Kumpulan puisi tentang hari guru nasional terbaik tanpa tanda jasa sedih dan mengharukan. Ada pertemuan akan ada perpisahaan di dalam pertemuan ada kebersamaan suka duka yang di jalani bersama berat rasanya untuk berpisah setelah sekian lama bersama.

Kumpulan puisi untuk guru menyentuh hati terbaru 2020 guru sangat banyak makna dan arti ada yang bilang juga arti guru di gugu terus ditiru yang dalam bahas indonesia artinya adalah dipercaya dan di contoh. Guru dari bahasa sansekerta guru yang juga berarti guru tetapi artinya harafiahnya adalah berat adalah seorang pengajar suatu ilmu. Kumpulan puisi untuk guru dan pendidikan terbaru 2020 puisi guru dan pendidikan salah satu kaisar yang terkenal bertangan besi dari negeri sakura hirohito pernah berkata bahwa yang kelak akan memajukan bangsanya adalah para guru terbukti hingga saat ini jepang masih menjadi magnet bagi pelajar di seluruh dunia untuk menuntut ilmu.

Puisi guru ditulis sebagai salah satu ungkapan terima kasih terhadap jasa-jasa guru yang telah membimbing dan memberikan perhatian serta kasih sayangnya kepada kita di sekolah sehingga bisa menjadi orang yang berilmu dan beradab. Pada gurulah alasan mengapa ada orang yang hebat. Kita tidak boleh melupakan itu.

Kumpulan puisi untuk guru tercinta yang ada di halaman ini merupakan karangan orang-orang yang senantiasa mengingat jasa-jasa gurunya di sekolah, yang merupakan pahlawan tanpa tanda jasa

Menjadi guru di sekolah yang telah menjadi orang tua kedua kita, bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah, penuh perjuangan dan pengorbanan, yang tidak jarang siswanya sadari. Semoga dengan cara sederhana ini, puisi guru tercinta, bisa menjadi sebuah cara untuk menunjukkan rasa hormat dan terima kasih kita untuk Bapak dan Ibu guru.

Kumpulan Puisi Perpisahan, Perpisahan Guru, Teman, Sahabat

Contoh puisi guru

Contoh puisi guru
@goresanpena_gpf

Pena sang guru

Pena guruku
Tak pernah bosan menari-nari di diriku
Menuliskan banyak warna di jiwaku
Coretan lembut, hangat menyentuh kalbuku

Pena guruku hebat
Karena penanya aku tak telat
Tugas-tugasku tak lambat
Walau panas matahari menyengat hingga hujan lebat

Pena guruku sangat mengagumkan
Aku pun terbuai angan
Dunia akan kuguncangkan
Menuju sebuah pencapaian

Kuingin penaku seperti miliknya
Menggoreskan, melukiskan dan mewarnai anak bangsa
Hasil penamu kan kujunjung penuh makna
Kaulah Sang penaku yang berjuang sepenuh jiwa.

(Oleh: Mesdiana, S. Pd)

Cara Verval Ijazah Di Info GTK Untuk Guru Honorer Daftar PPPK Tahun 2020/2021

Guru dalam sandera

Guru…
sosok insan yang begitu mulia
ia rela menghabiskan waktunya demi anak bangsa
tak mengenal lelah,
hanya semangat, asa dan doa yang keluar dari bibirnya
demi mencerdaskan anak bangsa
kini ia telah disandera
disandera akan beribu administrasi
ia jarang bercengkerama dengan siswa-siswanya
ia hanyut bahkan tenggelam akan administrasi
demi kesejahteraan yang ingin diraihnya
kini ia telah disandera disandera akan berbagai aturan
hingga ia segan untuk mendidik anak bangsa
ia terbelenggu…
tak hanya itu, rayuan dilema merasuk dirinya
ketika nurani berbisik untuk mendidik dengan ikhlas
hati kecilnya pun berkata
“tak takutkah engkau dengan jeruji besi?”
oooh guru…
sampai kapankah engkau akan tetap disandera?

(Oleh: La Jumadin)

Sang pengabdi

Setiap pagi kau susuri jalan berdebu
Berpacu waktu demi waktu
Tak hirau deru kendaraan lengkingan knalpot
Tak hirau dingin memagut
Kala sang penguasa langit tuangkan cawannya
Wajah-wajah lugu haus kan ilmu
Menari-nari di pelupuk mata menunggu
Untaian kata demi kata terucap seribu makna
Untaian kata demi kata terucap penyejuk jiwa

Ruang persegi menjadi saksi bisu pengabdianmu
Menyaksikan tingkah polah sang penerus
Canda tawa penghangat suasana
Hening sepi berkutat dengan soal
Lengking suara kala adu argumen

Ruang persegi menjadi saksi bisu pengabdianmu
Entah berapa tinta tergores di papan putih
Entah berapa lisan terucap sarat makna
Entah berapa lembaran tumpahan ilmu terkoreksi
Entah berapa ajaran budi kau tanamkan

Waktu demi waktu dijalani hanya demi mengabdi
Berserah diri mengharap kasih Ilahi
Ilmu kau beri harap kan berarti
Satu persatu sang penerus silih berganti
Tumbuh menjadi tunas-tunas negeri
Kau tetap di sini setia mengabdi
Sampai masa kan berakhir nanti.

(Oleh: Zaniza)

Puisi guru singkat

Puisi guru singkat
@riansah_reza

Guruku

Engkau selalu sabar dalam menghadapi ku ..
Engkau selalu tabah memberikan ilmu ..

Oh guru ku ..
Engkau selalu sayang kepada ku
Meski aku membuatmu marah ..

Oh guru ku ..
Engkau memilih ku atau membimbing ku dijalan yang lurus ..
Engkau membuat ku sukses hingga saat ini.

(Oleh: Ali)

Guru

Guru ku ..
Kaulah pahlawan tanpa tanda jasa
Yang tidak lelah mengajari ku ..
Merelakan waktu istirahat nya
Hanya untuk mengajari ku ..

Oh guru ku ..
Engkaulah pahlawan ku ..
Aku tidak bisa seperti ini tanpa mu ..

Guru ku ..
Terima kasih atas jasa-jasa
Yang engkau berikan selama ini ..
Oh wahai guru ku ..

Guruku

Kau adalah sumber ilmu ku ..
Kaulah pembimbingku ..
Kaulah yang mendidikku
Dengan sabar dan tulus ..

Guruku ..
Sungguh besar jasamu ..
Kau yang tak pernah bosan
Dalam mengajar dan membimbingku ..
Engkau pahlawan tanpa tanda jasa ..

Guruku ..
Terima kasih ..
Atas segala jasa-jasa
Dan engkau pahlawanku ..

(Oleh: Amelia Prishanty)

Guruku

Setiap hari kau bagi ilmumu
Dengan keihlasan dan kesabaran
Setiap hari kau bimbing aku
Dengan nasehatmu yang penuh makna

Guru ku
Tak pernah lelah kau ajar aku
Selalu semangat setiap tugas mu

Guruku terimakasih
Atas semua pengorbananmu untukku
Maafkan salahku jika kau pernah terluka dengan kataku
Guruku… kau tak kan pernah terlupakan dalam hidupku.

(Oleh: Nurwawan)

Puisi tentang guru

Puisi tentang guru
@diini_tr

Sang guru

Tentang kegelapan…
Tentang buta pada zaman dahulu kala.…
Tentang kebodohan yang merajalela….
Dan tentang sosok penumpas itu semua….
Ialah sang guru….
Sosok yang ikhlas berbagi ilmu….

1, 2, 3 ,4 dan seterusnya….
Harapnya tetap tak lekang dimakan usia….
Tetap tak basi dari sebuah tradisi….
Dia tetap mulia…
Dengan segala wibawanya….

Masa depan?
Jangan kau tanyakan….
Aku dan kamulah sang harapan…
Menjadi lebih hebat dari apa yang ia ajarkan….
Maka genggamlah apa yang ia percayakan…

(Oleh: Fitriana Munawaroh)

Pahlawan yang terlupakan

Cermatilah sajak sederhana ini, kawan
Sajak yang terkisah dari sosok sederhana pula
Sosok yang terkadang terlupakan
Sosok yang sering tak dianggap

Ialah pahlawan yang tak ingin disebut pahlawan
Terka-lah kiranya siapa pahlawan ini
Ingatlah lagi kiranya apa jasanya
Ia tak paham genggam senjata api Ia tak bertarung di medan perang

Ucap, sabar dan kata hati menjadi senjatanya
Keberhasilanmu kawan, itulah jasanya
Cerdasmu dan cerdasku itu pula jasanya
Bukan ia yang diharap menang
Namun suksesmu dan suksesmulah menangnya

Dapatkah kiranya jawab siapa pahlawan ini
Karenanyalah kudapat tulis sajak ini
Karenanyalah kau dapat baca sajak ini
Juluknya ialah pahlawan tanpa tanda jasa

Mungkin telah teringat olehmu kawan
Mungkin telah kau terka jawabnya
Ialah pahlawan dan orang tua kedua
Ialah guru, sang pahlawan yang terlupakan.

(Oleh: Ahmad Muslim Mabrur Umar)

Jangan ajari aku korupsi, guruku

Kureguk ilmumu di saat aku dahaga akan ilmu
Kurasakan hangat kasih sayangmu kala engkau tebarkan teladan buat anakmu
Senyum sapa salammu setia menyambut kedatanganku
Tanpa kenal lelah engkau tebarkan kebajikanmu

Aku mungkin bukan anak yang pintar
Aku ingin meraup ilmu yang engkau ajar
Ilmumu aku goreskan dengan ujung pena
Di atas buku kusimpan jejak tulisanmu penuh rasa
Kuhayati tutur katamu dengan sepenuh jiwa

Aku ke sekolah bukan ingin mengumpulkan pundi-pundi angka
Aku mungkin bukan anak yang layak menyandang juara
Aku hanyalah anak negeri yang ingin melukis masa depan dengan penuh asa
Aku ingin membekali diri dengan ilmu yang kau semaikan sepanjang masa

Aku ingin guruku memberi angka apa adanya
Bukan angka basa-basi biar aku terlihat anak digdaya
Menipu diriku… orang tua… dan seluruh bangsa
Meski aku tahu guruku takut dikatakan gagal mendidik anak bangsa
Terpaksa memberi angka yang cetar membahana
Di bawah ancaman tunjangan takkan cair kalau anak diberi angka apa adanya.

Guruku… jangan ajari aku korupsi
Beri kami angka sesuai bukti yang engkau miliki
Itulah wajah kami yang masih harus belajar lebih keras lagi
Agar negeri ini kelak melahirkan generasi emas yang hakiki
Mampu berdikari taklukkan dunia yang kian berkompetisi
Bukan emas palsu yang menipu diri sendiri

Guruku… Ajarkan kami sepenuh hati dengan kejujuran dan hati.

(Oleh: Abdul Hakim)

Puisi guru 4 bait

Puisi guruku pahlawanku
fauzanmars.wordpress.com

Guru

Guru,
kau laksana bunga berembun sejuk
bagaikan bunga bermekar indah
bagaikan langit berawan senja

Guru,
jasamu sungguh tak kulupa
jasamu tak terhingga
mengajar tanpa pamrih

Guru,
apa yang harus ku balas dari kebaikanmu
guru ibu di sekolah
melaksanakan terbaik demi muridmu ini

Engkaulah ibu kedua kami
kau habiskan setengah hari
hanya untuk mendidik kami

Guru,
kuucapkan terimakasih padamu.

Guruku pelitaku

Ketika saya t’lah lelah
Mengikuti langkah nasib
Yang selalu berjalan
Tanpa arah tujuan

Ketika saya tak tahu
Langkah apa yang harus kuambil
Agar saya sanggup berguna
Bagi Nusa dan Bangsa

Engkau tiba untukku
Untuk menunjukkan semua ilmu
Untuk mengajarkanku
Apa yang tak kuketahui

Guruku,
Engkaulah pelitaku
Di kala saya dikelilingi kebodohan
Juga ketidaktahuan

Guru

Tak kenal lelah kau bekerja
Di kala hatiku mulai lelah
Kau tetap menguatkan kami
Memberikan bekal untuk
Masa depan kami kelak

Wahai guruku
Engkaulah cahaya pelita
Penerang di dalam kegelapan
Kaulah jagoan tanpa tanda jasa
Yang tak mengharapkan balas jasa

Kau yang mengajariku semua
Kesederhanaan, kesopanan, serta tanggung jawab
Berkat usahamu mendidikku
Aku sanggup mengetahui
Apa yang sebelumnya tak kuketahui

Terima kasih guruku
Atas semua usahamu
Tak akan kulupakan besar jasamu
Guruku cahaya pelita
Kau yaitu pahlawanku

Guruku

Guru,
kaulah pendidikku
kaulah pengajarku
kaulah pembimbingku
serta orang tuaku di sekolah

Kau yang selalu mengajarkan kami akan ilmu
menulis, membaca, bermain, serta berhitung
kau tidak pernah lelah
kau tidak pernah mengeluh
tetapi kau selalu mengajarkan kami dengan kesabaran

Guru,
kaulah jagoan tanpa tanda jasa
kaulah pelita penerang dalam gulita
jasamu tiada tara
mengajar sampai kami kelak berkhasiat bagi masa depan kami

Guru,
terimakasih atas segala jasamu
tanpamu kami tidak tau akan ilmu
kami tidak tau menulis, berhitung, dan membaca
terima kasih guru guruku.

(Sumber: katacintame)

Puisi untuk guru tercinta

Puisi untuk guru tercinta
@diini_tr

Kepada: guruku

Kulihat kau berdiri di pelupuk mataku
Menyampaikan pesan waktu
Tatkala tatapan bertemu
Aku menangkap sejuta cahaya darimu
Cahaya ilmu kian merasuk ke benakku
Bahkan aku berharap ia menjadi segumpal daging

Kau pelita di hitam legamnya jiwaku
Laksana tetesan air di gersangnya gurun pasir

Duhai guruku
Kau taman Kehidupan
Berjuta ilmu kau tanamkan
Tanpa lelah dan putus asa
Berjuang mencerdaskan generasi bangsa

Kau mempunyai laut yang terpenuhi dengan mutiara-mutiara ilmu
Izinkan aku melayarinya, sehingga matiku penuh ketenangan
Hidupmu penuh perjuangan
Maka, tak berdosa jika aku memberimu gelar pahlawan.

(Oleh: Winda Puspitasari)

Bersamamu, guruku

Ketika aku menatap langit
Tingginya takkan dapat kuraih berjinjit
Tapi tatkala aku menatapnya bersamamu, guruku
Aku dapat menggapai cita setinggi itu
Ketika aku memandang samudera
Hamparan luasnya takkan bisa kupeluk di dada
Tapi tatkala aku memandangnya bersamamu, guruku

Aku bisa merangkul mimpi seluas itu
Ketika aku melihat gunung
Beratnya takkan mampu kupikul di punggung
Tapi tatkala aku melihatnya bersamamu, guruku
Aku mampu mengangkat ilmu seberat itu

Itulah tinggi, luas dan bertanya jasa yang kau terima
Berkatmu. Kumantap, kumemandang, kumelihat sisi lain dunia
Tuk mengubahnya menjadi bekal kehidupan
Maka setinggi langit, seluas samudera dan seberat gunung
Terhatur terima kasih untukmu, guruku.

(Oleh: Yoga Permana Wijaya)

Pipit kecil

Awal jumpa kita Kami bukan siapa-siapa
Hanya pipit kecil dengan paruh menganga dan sayap setengah terbuka
Kami hanya berputar… berputar…
Dan hinggap di pundak ilmu guru-guru kami

Awal jumpa kita Kami bukan apa-apa
Hanya sobekan-sobekan kertas tak bermakna
Menunggu tangan-tangan kokoh dan jemari lentik guru kami
Merangkainya menjadi buku yang patut diperhitungkan

Guruku… lihatlah pipitmu
Kami telah seperkasa garuda, selincah merpati
Dengan ilmu dan petuahmu
Picing mata nanar telah sejelita mentari siang hari

Langkah seok… telah mantap menapaki jalan tajam beronak

Kini pipitmu…
Telah siap terbang… terbang memetik cita-cita kehidupan
Dia meninggalkan
Secuil sejarah hidup kami di sini.

(Oleh: Zuarni, S. Pd.)

Terimakasih Untukmu

Terima kasih guru-guruku
Atas waktumu mendidik diriku.
Engkau adalah orang tua kedua bagiku
yang selalu akau temui kecuali hari minggu

Terima kasih guru-guruku
kau telah menjadi motivator hidupku
terima kasih guruku
kau telah menjadi motivasi bangun pagiku.

Terima kasih guru-guruku
Pekerjaan rumah yang kau berikan kepadaku
mengajarkanku menghargai waktu
agar tak lupa tanggung jawabku

Terima kasih guru-guruku
tak akan pernah kulupa jasa-jasamu
tak akan pernah ku abaikan nasehat-nasehatmu
Agar aku bisa mencapai cita-cita besarku

Guruku

Oleh Syafni

Guru adalah pahlawanku
Guru mengajariku
Guru mendidikku

Guruku…
Aku selalu membanggakanmu
Aku selalu mengingatmu

Guruku…
Terima kasih atas kasihmu
Karena kasih sayangmu
Membawaku ke tempat
yang lebih baik.

Doa untuk Guruku

Hari demi ku lewati merasa hampa
Tanpa ilmu dan kasih sayangmu
pada siapakah ku wajib bertanya
Dari manakah ini asalnya
Ku haus ilmu dan mengidamkan belajar

Guru,,,,,
Terlalu cepat kau menghilang dariku
begitu cepat kau dan aku berpisah
Akankah kita bersua kembali

Guru,,,,,
Ingin ku balas jasa-jasamu
Namun ku tak dapat melakukannya
Ingin rasanya ku membuatmu bangga
Tapi apakah ada langkah untuk melakukannya

Kini……
hanya rangkaian doa
yang dapat ku persembahkan untukmu
semoga panjang umur dan berhasil selalu
Hingga kita dapat bersua kembali
Kiranya Allah menghendaki

puisi untuk guru
Puisi guru

Thank You

Teachers, you open up young minds
Show them the wonders of the intellect
And the miracle of being able
To think for themselves

Teachers, you are exercises the mental muscles of students
Stretching and strengthening
So they can make challenging decosions
Finding their way in this world

The best teachers care enough
To gently push and prod students
To do their best and fulfill their potential
Thank you, teachers

Guruku yang hebat

Oleh Moh Adhuri Ali Syaban

“Bagaimana tidak hebat
rutinitas pagi harus serba hemat
bangun tepat
mandi cepat
sarapan kalo sempat

guruku hebat
jam 05.00 sudah wangi
menjemput sang pelangi
mengantarkannya meraih mimpi
demi ibu pertiwi

guruku hebat
bertahun tahun menahan diri
dari keinginan hati
dari nafsu yang menghampiri
walau kadang makan hati

guruku hebat
bagimana tidak hebat
tiap hari menopang martabat
walau kadang tak bersahabat
namun tetap kuat

guruku tetap hebat…
dalam kekurangan tetap bertahan
dalam kesederhanaan tetap diam
dalam kesuksesan tetap sopan
dalam kemakmuran tetap tenang

guruku memang hebat
meski bukan konglomerat
namun tak melarat
meski bukan bangsawan
namun tetap menawan

guruku hebat
mendidik anak negeri sepenuh hati
mengajarkan budi pekerti
agar menjadi insan yang bernurani
tanpa harus menyakiti

guruku tetap yang hebat
gaji kecil tak sakit hati
gaji cukup tak sombong diri
meski banyak yang sakit hati
karna guru dapat sertifikasi

guruku memang hebat
karena sertifikasi dituntut kompetensi
kalau tak mau diamputasi
oleh penguasa negeri
yang “katanya” baik hati

guruku memang hebat
meski mutasi dan gandanya kompetensi mengancam diri
tak menjadikannya patah hati
mengabdikan diri untuk negeri
sambil menunggu panggilan Surgawi.”

Guruku

Guru….
Kau yang mendidik dan mengajariku
Kau laksanakan itu semua bersama ikhlas
Kau adalah orang tuaku di sekolah

Guru……
Tanpamu ku tak bakal dapat memperoleh ilmu
Semua keikhlasanmu bakal jadi pelajaran yang baik
Oh guru..Kau adalah PAHLAWAN TANPA TANDA JASA

Penutup

Nah itulah kumpulan contoh puisi guru, pahlawan tanda jasa yang kami rangkum dari berbagai sumber. Semoga bisa menginspirasi kamu untuk menciptakan puisi untuk guru tercinta.

Leave A Reply

Your email address will not be published.