Persiapan Menghadapi Tantangan Bisnis Tahun 2021

By | Oktober 20, 2020

Teknisi-Blogger.id – Persiapan Menghadapi Tantangan Bisnis Tahun 2021 – Tahun 2021 sudah di depan mata kita, sudah siapkah menghadapi tantangan bisnis yang baru? Karena pastinya akan ada beberapa perubahan penting terjadi. Mempunyai sebuah bisnis yang maju dari waktu ke waktu memang menjadi impian banyak pebisnis di bumi ini, khususnya untuk pemula yang baru mulai terjun berbisnis. Namun yang namanya persaingan ternyata semakin hari semakin meningkat.

Di tahun 2020 ini banyak sekali kejadian yang menjadikan pebisnis down dan tidak sedikit pula yang gulung tikar. Mulai dari pebisnis yang tidak sigap dalam menghadapi perkembangan teknologi, hingga adanya bencana wabah COVID 19 yang berlangsung sepanjang tahun. Tentunya ini akan menjadi sebuah PR bagi kita semua untuk bisa bangkit kembali dalam menjalankan bisnis, survive dan berkembang.

Setelah melakukan beberapa analisa, saya juga harus banyak mempersiapkan diri, begitu juga dengan Anda. Disni saya coba uraikan beberapa tantangan sebagai bentuk persiapan kita yang lebih matang kedepan.

10 Tantangan Bisnis Di Tahun 2021

Persiapan Menghadapi Tantangan Bisnis Tahun 2021
Persiapan Menghadapi Tantangan Bisnis Tahun 2021

1. Tingkat Pesaingan Yang Sangat Tinggi

Tentu saja persaingan ini akan terus meningkat setiap hari hingga berganti tahun. Banyaknya lulusan baru yang tidak bekerja dan terjun dalam bidang wirausaha, dan juga banyaknya pebisnis baru yang lebih fresh yang baru terjun dalam bidang berbisnis. Tentu bagi Anda ini bisa jadi tantangan dan sekaligus peluang, tinggal bagaimana Anda memanfaatkan celah dan situasi yang ada didekat Anda.

Untuk menghadapi meningkatnya tingkat persaingan tersebut kita harus mempersiapkan bekal yang cukup. Melakukan upgrade skill, upgrade pengetahuan dan tidak boleh luput adalah upgrade semangat dan kedisiplinan dalam menjalankan bisnis. Beberapa hal yang harus kita tonjolkan untuk menghadapi peningkatan persaingan antara lain :

  • Menjaga dan meningkatkan kualitas
  • Menjaga dan meningkatkan bagusnya pelayanan
  • Meningkatkan strategi pemasaran yang lebih jitu
  • Bisa mendapatkan penawaran harga yang menarik
  • Mengetahui segmen pasar

2. Harus Beradaptasi Dengan Perkembangan Teknologi Mobile Friendly

Teknologi memang terus berkembang dari waktu ke waktu. Dan sudah terbukti yang tidak mau mengikuti perkembangan, mereka tersingkir alias gulung tikar. Sepanjang 2018 – 2020 sudah berapa banyak sistem penjualan offline yang gulung tikar karena tidak mau upgrade. Sistem transportasi online juga memberikan bukti yang sama, semenjak adanya ojek online, ojek pangkalan pun menglami penurunan yang cukup drastis, semua itu sebenarnya adalah dampak dari perkembangan teknologi.

Bagaimana persiapan Anda menghadapi perkembangan yang satu ini? Coba fikirkan kemudahan akses tentang bisnis yang anda jalankan untuk bisa via online dan mobile friendly. Karena semakin banyak sekarang orang yang mengakses kebutuhan menggunakan handphone mereka. 

3. Perubahan Perilaku Masyarakat

Mau tidak mau kita juga harus menyesuaikan diri dengan perilaku masyarakat pada umumnya. Semakin hari masyarakat semakin melek akan teknologi. Semakin hari kita dan masyarakat pada umumnya lebih suka yang praktis, hemat, cepat dan mudah diakses.

Contohnya perilaku masyarakat yang dulu masih suka berbelanja ke pasar tradisional sudah banyak yang beralih ke toko online. Bahkan untuk beli celana dalam saja sudah order via online kan. Dari sini kita harus memperlajari perilaku masyarakat sebagian besar dan menyesuaikannya dengan bisnis yang kita jalankan.

4. Kecepatan Menjadi Sangat Penting

Kecepatan pelayanan, informasi dan promosi menjadi sangat penting. Dan hal itu akan terus meningkat seiring berjalannya waktu. Ungkapan “siapa cepat dia dapat” bisa kita gunakan dalam menjalankan bisnis. Seberapa cepat kita bertindak, seberapa cepat kita melakukan update, dan seberapa cepat kita menggait konsumen akan menjadi perihal penting dalam berbisnis. 

Kalau kita masih lamban, masih terus menunda, saya yakin kita tidak akan dapat apa-apa. Ketika kita menunda, di belahan bumi lain ada kompetitor kita yang sudah mulai dan berlari menjalankan proses bisnis mereka. Ini bisa kita bangun mulai dari kebiasaan kita sehari-hari.

5. Menemukan Sumber Daya Manusia Yang Kompeten

Jika Anda menjalankan bisnis dengan memiliki karyawan, SDM yang kompeten adalah menjadi ujung tombak. Baik dalam produksi, pemasaran maupun bagian keuangan atau yang lainnya. Mulailah untuk mengevaluasi tenaga kerja yang ada. Berikan suntikan bekal lebih, melakukan re-strukturasi dan bila diperlukan menambah dengan tenaga ahli yang lain. 

Perusahaan yang terus berkembang tidak luput dari seberapa kompeten karyawan di dalamnya. Maka dari itu memberikan sebuah training ulang dan bekal baru bisa menjadi sebuah alternatif bagus untuk menghadapi persaingan bisnis yang akan datang.

6. Kondisi Ekonomi Dunia Yang Tidak Stabil

Perekonomian dunia sepanjang 2020 ini sudah mengalami banyak keterpurukan dengan adanya wabah bencana dan juga beberapa konfik antara negara diluar sana. Tentu ini akan berdampak juga untuk para pebisnis. Dampaknya adalah dari segi harga dan juga inflasi keuangan yang terus saja meningkat. Bahkan banyak para pakar yang memperkirakan akan adanya krisis di tahun yang akan datang. Apapun yang akan terjadi tentu saja kita harus siap dalam mengambil sebuah kebijakan untuk semua kemungkinan.

7. Mengelola Risk And Reward Dalam Keuangan

Karena beberapa faktor tersebut yang namanya mengelola resiko dan juga management keuangan menjadi sangat penting. Pangkas semua pengeluaran yang memiliki prioritas rendah, sehingga kita bisa menargetkan keuangan pada prioritas yang penting saja. 

Sebanyak apapun jumlah uang kalau dalam pengelolaan resiko dan keuangan tidak matang dan tidak terus berbenah maka yang ada adalah pembengkakan dan juga kerugian.

8. Meningkatnya Persaingan Tidak Sehat

Tidak bisa kita pungkiri yang namanya kejahatan selalu ada di dunia ini. Apalagi saat ekonomi sedang sulit. Begitu juga dalam berbisnis, ini juga bisa menjadi sebuah peningkatan persaingan yang tidak sehat. Bukan berarti su’udzon terhadap keadaan, namun mencoba untuk memikirkan kemungkinan terburuk juga tidak ada salahnya untuk mengumpulkan banyak safety usaha.

Mulailah dari diri kita sendiri, bagaimanapun perilaku para kompetitor nantinya, kita harus bisa tetap menjadi pihak yang sportif dan tetap berada dijalur yang benar. Optimis saja bahwa menjalani bisnis dengan jalur yang benar akan menjadikan kita selamat dan lebih sukses.

9. Seberapa Tepat Menargetkan Pemasaran

Untuk mendukung beberapa faktor sebelumnya terutama dalam hal keuangan. Melakukan pemasaran atau promosi dengan target yang tepat menjadi sangat penting. Ini akan mampu mempertahankan eksistensi bisnis dan juga meningkatkan kemajuan bisnis yang kita jalankan. 

Analisa kembali produk dan jasa yang kita jual dan menganalisa juga peluang pasar mana yang paling tepat. Dengan begitu kita akan menjalankan promosi dengan efektif dan efisien.

10. Memperebutkan Pelanggan

Ketika ekonomi melemah, daya beli pun akan menurun. Dengan begitu jumlah calon pembeli juga akan mengurang. Dengan begitu yang namanya pelanggan, kalau tidak berebut maka tidak dapat. Atau mungkin selama ini Anda sudah memiliki pelanggan yang tetap di bisnis yang Anda jalankan? Kalau iya, pertahankan dengan baik, tunjukkan loyalitas dan perhatian Anda agar mereka tidak berpaling pada kompetitor Anda.

Dari 10 hal diatas, sebenarnya intinya cuma 1, yakni “peningkatan”. Kita harus meningkatkan perbaikan dalam semua lini yang ada dalam bisnis yang kita jalankan, dengan begitu yang namanya persaingan dan tantangan bisnis bisa tetap kita menangkan. Demikian sharing dari saya mengenai daftar tantangan bisnis di tahun 2021, semoga bermanfaat dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *