Lirik Lagu Hymne Guru, Lagu Wajib Hari Guru Nasional 2021

Lagu Hymne Guru : Berikut ini kami berikan lagu trend yang jadi lagu wajib Hari Guru Nasional yaitu Lagu Hymne Guru: Lirik dan Sosok Penciptan Lagu Hymne Guru.

Lagu Hymne Guru pas cocok dinyanyikan saat memperingati Hari Guru Nasional. Hari Guru Nasional sendiri jatuh pada 25 November 2021.

Hari Guru Nasional diperingati untuk para guru di Indonesia yang telah berjasa untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai ucapan terima kasih. Admin akan ulas lengkap mengenai lagu Hymne Guru beserta profil penciptanya

Lirik Lagu Hymne Guru

Lagu Hymne Guru
Lagu Hymne Guru

Sebagai Pejuang tanpa tanda jasa, Seorang Guru layak diberikan penghargaan. Untuk itu inilah momentum yang sangat pas menyanyikan Lagu Hymne Guru untuk para guru yang berjuang untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Sesuai Judul Artikel ini Inilah Lirik lagu Hymne Guru seperti yang kami tuliskan di bawah ini.

Terpujilah wahai engkau, ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup, dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
‘Tuk pengabdianmu

Engkau sebagai pelita, dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk, dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Tanpa tanda jasa

Tentang Hari Guru Nasional

Dikutip dari Tirto.id bahwa Hari Guru Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 November memiliki sejarah panjang karena berkaitan erat dengan hari lahirnya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada 25 November 1945.

Pada tahun 1912, sebagaimana dilansir dari laman resmi pgri.or.id, guru-guru pribumi pada zaman Belanda mendirikan organisasi perjuangan bernama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB).

Anggota dari PGHB adalah para guru bantu, guru desa, kepala sekolah dan penilik sekolah. Pada umumnya mereka bertugas di Sekolah Desa dan Sekolah Rakyat Angka Dua. Tujuan utama dari organisasi ini adalah memperjuangkan nasib para anggotanya, yang tentu saja, memiliki status sosial dan latar belakang pendidikan yang berbeda. Perjuangan ini tidak mudah.

Seiring berkembangnya waktu, lahir pula organisasi guru baru seperti Persatuan Guru Bantu (PGB), Perserikatan Guru Desa (PGD), Persatuan Guru Ambachtsschool (PGAS), Perserikatan Normaalschool (PNS), Hogere Kweekschool Bond (HKSB).

Lagu Hymne Guru: Peringatan Hari Guru Nasional

Lagu Hymne Guru berkumandang saat perayaan Hari Guru Nasional, tepatnya 25 November 2021. Tema Hari Guru Nasional tahun ini adalah “Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan”.

Kemdikbud memberi imbauan kepada satuan pendidikan, kantor instansi pusat dan daerah, serta kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri. Imbauan tersebut berupa ajakan untuk mencantumkan tagar #BergerakDenganHati #DemiKemajuan dalam unggahan konten peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2021 di media sosial.

Pencipta Lagu Hymne Guru

Lagu Hymne Guru diciptakan oleh Sartono. Pria kelahiran Madiun, 29 Mei 1936 itu pernah menjalani profesi sebagai guru seni musik sebelum dikenal sebagai pencipta lagu Hymne Guru.

Sartono berkediaman di Jalan Halmahera No 98, Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun. Dia tinggal bersama bersama sang istri, Damijati dan anak angkatnya, Ratno. Mereka mengadopsi anak karena tidak berhasil memiliki keturunan.

Lagu Hymne Guru yang diciptakan oleh Sartono tidak asing bagi murid-murid sekolah. Semasa hidupnya, Sartono masih dipanggil orang untuk mengajar les piano atau organ privat dan tak jarang diundang warga ke acara-acara sosial.

Sartono sudah puluhan tahun pensiun dari SMK Bernardus. Istri Sartono, Yanti, merupakan pensiunan guru dari SDN Klagen 02 Madiun.

Kisah Hymne Guru

Pada tahun 1980-an, Sartono menciptakan lagu “Hymne Guru: Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” sebagai upaya untuk menghargai para guru karena dinilai sangat berjasa untuk pendidikan di Indonesia.

Seperti dilansir dari buku Kumpulan Lagu Wajib Nasional, Tradisional, & Anak Populer (2017) oleh Hani Widiatmoko, Dicky Maulana, Sartono adalah seorang mantan guru seni musik di sekolah yayasan swasta di Kota Madiun, Jawa Timur.

Pria kelahiran Madiun, 29 Mei 1936 ini adalah mempelajari musik secara otodidak tanpa mengenyam pendidikan soal musik. Akan tetapi, pada tahun 1978, ia adalah satu-satunya guru seni musik di wilayah Madiun yang bisa membaca not balok. Karena keterbatasan alat musik saat itu, lagu Hymne Guru ia ciptakan dengan bersiul sambil menuliskan nadanya ke dalam kertas.

Lagu Hymne Guru Menjadi Lagu Wajib Nasional HGN

Dikutip dari situs Kemdikbud, pemerintah menetapkan lagu Hymne Guru menjadi lagu wajib nasional pada tahun 1980. Pada momentum Hari Pendidikan Nasional 1980, Sartono mengikuti lomba cipta lagu tentang pendidikan. Dari ratusan peserta, lagu “Hymne Guru, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” ciptaannya menang lomba.

Selain lagu ‘Hymne Guru’, Sartono juga menciptakan delapan buah lagu bertema pendidikan lainnya. Perhatiannya terhadap dunia pendidikan membuahkan penghargaan pada tahun 2000 dari Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) saat itu, Yahya Muhaimin. Kemudian pada tahun 2005, penghargaan juga diberikan Bambang Soedibyo selaku Mendiknas saat itu.