Kebijakan Program Adsense yang perlu Anda Taati

By | Mei 1, 2020

Bagi blogger yang hendak mendaftar blognya ke Google Adsense, dan mereka yang sudah memiliki akun dan sedang berjuang untuk mendapatkan penghasilan, perlu mengetahui dan menaati kebijakan Google Adsense. Upaya menaati kebjikan yang dimaksudkan di atas bertujuan agar pada saat mengajukan permohonan pendaftaran, Google Adsense menerima permohonan kita, selanjutnya bagi mereka yang sudah punya akun, upaya mentaati kebijakan ini bertujuan agar akun tetap berlanjut. Maksudnya tidak dihentikan oleh google. Apa yang saya kemukakan di atas berawal dari pengalaman saat mendaftar dan menjalankan akun yang sudah disetujui. Ketika saya mendaftar perma kali, permohonan saya ditolak karena tidak sesuai kebijakan Adsense. Untuk diterima, saya harus memperbaiki blog sesuai saran perbaikan.

Bila kita memperhatikan privacy dari Google Adsense maka kita akan mendapat keuntungan dan posisi kita semakin naik seperti gambar berikut.

Sekarang perhatikan kebijakan-kebijakan Google Adsense yang perlu diketahui dan ditaati yaitu:

1. Pengalaman yang menyesatkan pengguna

Pada beberapa kasus, saya mendapatkan pemberitahuan bahwa blog saya ditolak karena di dalam blog saya ada unsur yang disebutkan dengan “pengalaman yang menyesatkan pengguna”. Lalu apa pengalaman yang menyesatkan? Saya tidak memberi definisi tetapi langsung pada contoh yang diberikan oleh Suport Google. Contoh pengalaman yang menyesatkan seperti:
Tidak lengkap atau menyeluruh, konten yang dimuat ke iframe atau pemutar video di situs atau blog dapat dianggap sebagai bagian situs kita. Oleh karena itu, ketika mendaftar, copot video dalam blog kita; pesan palsu seperti iklan atau elemen lain yang menyerupai aplikasi chat, peringatan, dialog system atau notivikasi lainnya yang mengarah ke iklan atau halaman landing saat diklik (support.google.com.)

Contoh lainnya, area klik yang tidak terduga, halaman yang tidak terlihat, perilaku situs yang menyesatkan seperti fitur halaman seperti scroll bar, tombol putar, panah “berikutnya”, tombol tutup, atau link navigasi yang mengarah ke iklan atau halaman landing saat diklik, phising dan situs yang menipu seperti pemasangan fitur konten atau iklan yang berupaya mencuri informasi pribadi atau mengelabui pengguna agar membagikan informasi pribadi , pengalihan otomatis yaitu pemasangan iklan yang secara otomatis mengalihkan pengunjung ke halaman tertentu di dalam situs mapun ke situs lain tanpa pengunjung melakukan sebuah tindakan, pemasangan pointer mouse yang bertujuan mengelabui pengguna agar berinteraksi dengannya, hal lain yaitu halaman yang mengandung malware atau software yang tidak diinginkan (support.google.com.)

2. Klik dan tayangan tidak valid

Kita tidak boleh klik iklan di halaman blog kita sendiri. Bila itu terjadi maka tindakan klik iklan di halaman blog kita dianggap melanggar kebijakan google Adsense

3. Mendorong Orang lain klik iklan

Kita tidak boleh menyuruh orang lain seperti keluarga, teman atau group kita untuk mengklik iklan di halaman blog kita. Biarkan tindakan klik iklan secara alami. Google punya system untuk mendetesinya. Yang alami lebih baik dari pada tindakan yang bertentangan dengan kebijakan

4. Kebijakan konten

Kita (publisher adsense) tidak diperkenankan meletakkan kode iklan Google Adsense pada halaman yang melanggar Kebijakan Penayang Google. Bila kita tetap nekat melakukannya maka tinggal kita menerima kenyataan yaitu akun kita dapat ditangguhkan atau dihentikan.

5. Sumber traffic

Salah satu kebijakan Adsense yang wajib kita perhatikan yaitu sumber trafik atau sumber pengunjung blog. Oleh karena itu kita tidak boleh menempatkan iklan google pada halaman yang menerima traffic dari sumber tertentu seperti, berpartisipasi dalam dalam program paid-to-click, mengirim email yang tak diinginkan serta menampilkan iklan sebagai hasil dari tindakan aplikasi software apa pun (support.google.com.).

6. Perilaku situs atau Blog

Bila kita mendaftar dan menjalankan iklan google adsense di halaman blog kita maka kita harus memperhatikan perilaku situs atau blog yang sudah didaftarkan untuk menerbitkan iklan adsnes. Perilaku situs yang dimaksud yaitu situs atau blog kita harus mudah dijelajahi oleh pengunjung blog. Jangan sampai blog kita sulit dibuka bahkan loadingnya sangat lama. Oleh karena itu kita harus memperhatikan kebijakan google adsense dalam hal blog harus mudah dikunjungi pengguna. Untuk menjaga perilaku blog secara baik maka jangan pasang kode iklan dari situs lain yang menawarkan program publisher dengan iklan pop-up atau pop-under. Biasanya ada malware melalui pop-up atau pop under dari kode iklan di luar Google Adsense.

Saya punya pengalaman menggunakan situs tertentu yang menawarkan program publisher dan setelah diterima menjadi publisher, kode iklan yang tersedia misalnya pop-up atau pop under. Bila kita memasang kode iklan ini maka ada iklan-iklan seperti download yang sering juga mengalihkan laman blog dan bila berulang-ulang maka akan membawa malware yang akan juga mempengaruhi tombol navigasi.
Sebaiknya hindari iklan pop-up atau pop-unde dari pihak penyedia lain.

Salam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *