You dont have javascript enabled! Please enable it!
Scroll untuk baca artikel
Biografi

Biografi Ir. Soekarno ”Presiden Pertama Republik Indonesia”

47
×

Biografi Ir. Soekarno ”Presiden Pertama Republik Indonesia”

Sebarkan artikel ini
Biografi Ir. Soekarno

Biografi Ir. Soekarno ”Presiden Pertama Republik Indonesia” Nah didalam artikel ini admin juga akan membahas sejarah perjuangan, perjalanan karir, pendidikan sampai penghargaan penghargaan yang didapatkanya. yuk simak dibawah ini

PROFIL SOEKARNO

Nama lahir : Kusno Sosrodihardjo
Lahir : Surabaya, Jawa Timur, 6 Juni 1901
Meninggal : Jakarta, 21 Juni 1970 (umur 69)
Makam : Blitar, Jawa Timur
Kebangsaan : Indonesia
Zodiac : Gemini
Jabatan: Presiden Indonesia pertama yang menjabat pada periode 1945–1966
Ayah : Raden Soekemi Sosrodihardjo
Ibu : Ida Ayu Nyoman Rai

Advertise
Advertise

BIOGRAFI SOEKARNO    

Siapa yang tidak kenal dengan Ir. Soekarno. Semua orang di Indonesia pasti kenal dengan beliau. Beliau adalah Presiden pertama Republik Indonesia. Sebagai rakyat Indonesia dan mencintai sejarah, anda harus mengetahui biografi Ir.Soekarno.

Beliau merupakan sosok yang banyak dikagumi oleh semua orang. Berkat perjuangan beliau, Indonesia bisa merdeka dari tangan para penjajah. Bapak ir. Soekarno lebih dikenal dengan nama bung karno.

Baca Juga :  Biografi Ismail Marzuki "Mendendangkan Api Perjuangan"

Beliau lahir di Blitar pada tanggal 6 juni 1901. Nama asli dari Bung karno adalah Koesno Sosrodiharjo. Mari kita bahas lebih lanjut tentang perjalanan hidup bung karno.

Nama Soekarno diberi ketika soekarno sering mengalami sakit ketika memiliki nama Koesno Sosrodiharjo. Menurut orang zaman dulu, orang tersebut keberatan nama sehingga sering sakit.

Dari beberapa buku biografi Ir soekarno menyebutkan bahwa nama dari bapak Ir soekarno adalah Raden Soekemi Sosrodihardjon dan beliau mempunyai ibu yang bernama Ida Ayu Nyoman Rai.

Bung karno meninggal dunia pada umur 69 tahun yaitu pada tanggal 21 juni 1970 di Jakarta. Banyak sekali sejarah yang menceritakan tentang masa-masa kejayaan beliau. Ketika masih kecil beliau tinggal bersama kakeknya di daerah Tulungagung, jawa timur.

Pada saat beliau berumur 14 tahun beliau diajak untuk tinggal di Surabaya dan bersekolah di Hoogere Burger School (H.B.S) oleh teman ayahnya yang bernama Oemar Said Tjokroaminoto.

Dari buku biografi Ir. Soekarno diceritakan bahwa beliau mulai kenal dengan pemimpin serikat islam pada saat beliau tinggal di Surabaya. Pada saat itu serikat islam di pimpin oleh Bapak Tjokroaminoto. Pada saat itu juga soekarno mulai gabung dengan organisasi Pemuda java atau Jong Java.

Baca Juga :  Biografi Mohammad Hoesni Thamrin, Putra Betawi yang Peduli Terhadap Nasib Pribumi

Bung karno tamat dari sekolah hoogere burger School pada tahun 1920. Setelah itu beliau melanjutkan sekolah di ITB yang dulu bernama Technische Hoge School dan lulus pada tahun 1925.

Jika melihat dari biografi Ir. Soekarno beliau banyak mendirikan dan bergabung dengan berbagai organisasi. Pada saat tinggal di bandung, beliau pernah mendirikan organisasi Algemene Studi Club pada tahun 1926.

Pada tahun 1927 Ir soekarno merubah organisasi ini menjadi Partai Nasional Indonesia. Ketika mendirikan Partai Nasional Indonesia inilah, bung karno ditangkap oleh Belanda pada bulan desember 1929 dan beliau dibebaskan pada bulan desember tahun 1931. Hal itu juga dikarenakan Pledoi Indonesia menggugat yang sangat terkenal pada waktu itu.

Ir soekarno mempunyai 3 istri, istri pertama bernama Fatmawati dan mempunyai anak yang bernama rachmawati, megawati, Guntur dan juga guruh.

Dari istri keduanya yang bernama hartini beliau mempunyai dua anak yang bernama bayu dan taufan. Istri ketiga beliau merupakan seorang wanita yang mempunyai kebangsaan Jepang yang bernama naoko nemoto dan berganti nama bernama ratna sari dewi dan dikarunia anak bernama kartika.

Baca Juga :  Biografi R.A Kartini Pahlawan Emansipasi Wanita yang Perlu Diketahui

Ketika berbicara tentang biografi Ir. Soekarno memang tidak ada habisnya. Ada banyak sekali sejarah tentang perjalanan hidup presiden pertama Indonesia ini.

“Gantungkan cita-cita mu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang.”

“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”

“Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia.”

“Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian bahwa kekuasaan seorang Presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanya kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah Kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.”

“Bangunlah suatu dunia dimana semuanya bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan.”

“Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta, apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu! Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, daripada makan bistik tapi budak.”

“Kalau perempuan itu baik, maka jayalah negara. Tetapi kalau perempuan itu buruk, maka runtuhlah negara.”

    PENDIDIKAN SOEKARNO    

  • Pendidikan sekolah dasar di Eerste Inlandse School, Mojokerto
  • Pendidikan sekolah dasar di Europeesche Lagere School (ELS), Mojokerto (1911)
  • Hoogere Burger School (HBS) Mojokerto (1911-1915)
  • Technische Hoge School, Bandung (sekarang berganti nama menjadi Institut Teknologi Bandung) (1920)

    PENGHARGAAN SOEKARNO    

  • Gelar Doktor Honoris Causa dari 26 universitas di dalam dan luar negeri antara lain dari Universitas Gajah Mada, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, Universitas Hasanuddin, Institut Agama Islam Negeri Jakarta, Columbia University (Amerika Serikat), Berlin University (Jerman), Lomonosov University (Rusia) dan Al-Azhar University (Mesir). 
  • Penghargaan bintang kelas satu The Order of the Supreme Companions of OR Tambo yang diberikan dalam bentuk medali, pin, tongkat, dan lencana yang semuanya dilapisi emas dari Presiden Afrika Selatan, Thabo Mbeki, atas jasa Soekarno dalam mengembangkan solidaritas internasional demi melawan penindasan oleh negara maju serta telah menjadi inspirasi bagi rakyat Afrika Selatan dalam melawan penjajahan dan membebaskan diri dari politik apartheid. Penyerahan penghargaan dilaksanakan di Kantor Kepresidenan Union Buildings di Pretoria (April 2005). 

Seperti itulah ulasan biografi Ir. Soekarno bapak bangsa Indonesia dan juga sosok presiden RI pertama yang sempat Teknisi Blogger bagikan kepada pembaca. Semoga dengan hadirnya biografi diatas dapat membantu pembaca dalam mengenal lebih dalam sosok Soekarno.

Baca Juga

error: Alert: Content selection is disabled!!